2013-11-22

Kunang-kunang, Kenang-kenangan.

aku..tersentak sesaat,
hanya seberkas sinar yang melintas ..... cepat......dan
hanya sekedip....... 
bersinar dan memancarkan cahaya..........
bagai kunang kunang kecil di luar jendela
seakan  engkau tawarkan.....
terbang kan ku pada kenangan
yang hanya  ku punya 

kala itu 
sayap sayap yang meranggas dan rapuh
keinginan mu, bersama awan........
sekepak kau mengudara
 membawa hatiku semua… 
bagaikan tak bersisa
kenangan masa....
kita…..........
ialah kata  tuk ku selamanya.......
yang terlambat melangkah....
menggapai cita dan cinta....
dia pergi menggapai cita......
bersama 

semestinya tak terjadi 
dan cinta
ialah rasa yang pertama dan terakhir
tuk merangkum semua hasrat cinta......... kerinduan
 pasrahku untuk  maafku…

hadir......
tuk semua… 
cerita baru dan getirnya
asa dan rasa,
sayap  sayap..
sayap sayap yang meranggas dan dan patah

yang terlambat kulakukan
tuk semua 
yang tak sanggup ku janjikan 
tuk semua…
lama kucoba 
memandang jejak kaki 
sayap bersemi dan tumbuh....
terbang menggapai bunga rindu...

jauh di sana....
hindari rasa yang terluka
kunang-kunang itu menjauh
dari jendela harapan sukma
mencoba menerima 
asa dan rasa karya mereka...
kunang-kunang menjauh dari jendela

kita tanpa sesak nestapa gundah…
menerimamu tanpa
aku tak mengerti 
 mengerti indahnya
 arti hari ini di udara
 tanpa harapan tuk kembali…dan bersama...

kesemua keinginan dan hasrat 
yang tak sempat 
ku ungkapkan
kesemua yang tak tepat ku katakan
ku ulangi lagi
menatap jendela itu
kunang-kunang ku  menjauh....
hilang di terpa kabut awan
awan malam
memisahkan ku
kunang-kunang ku
hilang sinarmu......sirna di gelapnya malam
 yang tak usai kujalani
 yang tak ingin ku ingkari 
dan semua… 
tak ada guna
ku ternyata....
harus 
mencari makna.,,,..
kunang-kunang ku 
di jendela. 
............................................................................................ selamat hari guru.








Tidak ada komentar:

Posting Komentar