Bacaan Yosua 2…. Yosua 6 :
25
Robert Schuller dalam buku Kisah
Kasih Allah bercerita tentang sebuah karya mozaik di istana kerajaan
Teheran. Karya mozaik itu adalah salah satu
karya terindah di dunia. Namun, siapa menduga bahwa mozaik itu
terbuat dari sebuah cermin pecah. Mulanya, seorang arsitek memesan cermin
dari Paris untuk dipasang di tembok istana. Ketika pesanan itu
datang, alangkah kecewanya mereka karena cermin itu sudah pecah.
Sang kontraktor bermaksud membuang pecahan cermin itu, tetapi si arsitek
justru menggunakan pecahan-pecahan cermin itu untuk membuat
mozaik indah yang terdiri dari serpihan kaca yang berwarna perak,
berkilau, dan memendarkan cahaya. Kisah Rahab juga serupa mozaik indah. Ia
adalah perempuan kafir dan seorang pelacur. Namun, karena imannya kepada
Tuhan dan tindakannya yang berani menyelamatkan para mengintai,
Rahab diselamatkan. Ketika itu seluruh Yerikho dicekam rasa takut
terhadap Israel (ayat 9-11), tetapi Rahab tidak membiarkan ketakutan
maupun masa lalunya yang kelam menghambatnya. Ia berpaling kepada Tuhan. Tuhan
pun menghargai iman Rahab. Ia dan seisi keluarganya tidak hanya
terhindar dari pemusnahan (Yosua 6:25); ia menjadi leluhur dari Raja
Daud dan bahkan masuk ke dalam silsilah Yesus dalam Matius
1. Setiap kita pernah membuat kesalahan pada masa lalu. Bahkan
mungkin, kita punya masa lalu yang begitu kelam. Mungkin kita
merasa hidup kita sudah hancur. Namun, kisah Rahab mengingatkan kita;
Tuhan sanggup mengubah hidup yang hancur sekalipun, menjadi baru.
Seperti apa pun hidup kita, jika dibawa ke hadapan-Nya, akan
diubah menjadi karya seni yang indah dan berharga. DI TANGAN
YESUS, KERIKIL BISA MENJADI MUTIARA………………………………….s4mt
Tidak ada komentar:
Posting Komentar