2013-12-04

CERMIN YANG PECAH




 Bacaan Yosua 2…. Yosua 6 : 25
Robert Schuller dalam buku Kisah Kasih Allah bercerita tentang  sebuah karya mozaik di istana kerajaan Teheran. Karya mozaik itu adalah salah satu karya terindah di dunia. Namun, siapa menduga  bahwa mozaik itu terbuat dari sebuah cermin pecah. Mulanya, seorang  arsitek memesan cermin dari Paris untuk dipasang di tembok istana.  Ketika pesanan itu datang, alangkah kecewanya mereka karena cermin  itu sudah pecah. Sang kontraktor bermaksud membuang pecahan cermin itu, tetapi si arsitek justru menggunakan pecahan-pecahan cermin itu   untuk membuat mozaik indah yang terdiri dari serpihan kaca yang  berwarna perak, berkilau, dan memendarkan cahaya. Kisah Rahab juga serupa mozaik indah. Ia adalah perempuan kafir dan seorang pelacur. Namun, karena imannya kepada Tuhan dan tindakannya  yang berani menyelamatkan para mengintai, Rahab diselamatkan. Ketika  itu seluruh Yerikho dicekam rasa takut terhadap Israel (ayat 9-11),  tetapi Rahab tidak membiarkan ketakutan maupun masa lalunya yang kelam menghambatnya. Ia berpaling kepada Tuhan. Tuhan pun menghargai  iman Rahab. Ia dan seisi keluarganya tidak hanya terhindar dari  pemusnahan (Yosua 6:25); ia menjadi leluhur dari Raja Daud dan  bahkan masuk ke dalam silsilah Yesus dalam Matius 1.   Setiap kita pernah membuat kesalahan pada masa lalu. Bahkan mungkin,   kita punya masa lalu yang begitu kelam. Mungkin kita merasa hidup kita sudah hancur. Namun, kisah Rahab mengingatkan kita; Tuhan sanggup mengubah hidup yang hancur sekalipun, menjadi baru. Seperti   apa pun hidup kita, jika dibawa ke hadapan-Nya, akan diubah menjadi  karya seni yang indah dan berharga. DI TANGAN YESUS, KERIKIL BISA MENJADI MUTIARA………………………………….s4mt

Tidak ada komentar:

Posting Komentar